Pinjaman dana melalui perbankan adalah salah satu metode pembiayaan yang sekarang ini sedang trend dipakai semua orang. Fasilitas ini bisa dipakai untuk berbagai macam kebutuhan. Baik itu untuk memenuhi kebutuhan konsumtif ataupun memenuhi kebutuhan produktif seperti untuk memenuhi kebutuhan modal usaha. Tak hanya itu saja, jenisnya juga ada banyak.

Namun kali ini kami hanya akan mengulas 2 jenis kredit perbankan saja. Yaitu, kredit dengan agunan dan kredit tanpa agunan. Kredit dengan agunan merupakan pinjaman yang diberikan menggunakan jaminan. Jadi, barang yang dijaminkan baru bisa diberikan bila hutang sudah selesai dilunasi. Selain itu, tidak semua barang dapat digunakan sebagai agunan.

Beberapa instansi kreditur, seperti bank biasanya akan meminta aset jaminan yang memiliki nilai yang sama seperti jumlah kredit yang diterima oleh kreditur. Untuk bentuk jaminannya sendiri bisa berupa kendaraan, seperti motor dan mobil. Namun terkadang ada juga yang menjadikan jaminan propertinya, seperti rumah dan tanah sebagai jaminan.

Sedangkan kredit yang tidak menggunakan agunan ini pinjaman yang diberikan tanpa menggunakan jaminan. Meskipun terbilang mudah, jenis kredit ini biasanya memiliki batasan kredit yang lebih rendah dengan jangka waktu yang lebih pendek, namun suku bunganya lebih tinggi. Kredit tanpa agunan ini biasanya berupa kartu kredit dan juga pinjaman untuk pembelian barang konsumtif.

Perbedaan Pinjaman Dana Agunan dengan Tanpa Agunan

1. Limit kredit

Perbedaan pinjaman menggunakan agunan dan tanpa agunan ini bisa dilihat dari segi limit kreditnya atau batasan nilai kreditnya. Keduanya sangat mencolok. Karena untuk KTA ini biasanya limitnya lebih kecil daripada kredit agunan. Anda bisa melihat contoh produknya dari Bank mandiri. KTA Bank Mandiri mengajukan pinjaman dari 5 juta hingga 500 juta rupiah.

Sedangkan untuk kredit agunan ini nilai pinjamannya bisa mencapai miliaran rupiah. Ini tergantung dari besaran nilai jaminan yang diagunkan. Sepanjang nilai jaminannya bisa mengcover hingga 120% nilai pinjamannya, pihak bank pasti akan mempertimbangkan untuk menyetujui pengajuan pinjaman. Misalnya Anda ingin meminjam 500 juta rupiah dengan agunan rumah senilai 560 juta rupiah. Permintaan Anda pasti diperhitungkan.

2. Jaminan

Seperti namanya. Untuk pinjaman agunan ini butuh jaminan untuk dasar agar bank mau mengabulkan permohonan pinjaman. Jaminan inilah yang nantinya akan menentukan besaran pinjamannya. Jaminan ini bisa berupa sertifikat HGB, SHM, atau menggunakan BPKB kendaraan. Sehingga, saat pembayaran angsuran kredit Anda bermasalah, bank akan menyita jaminan Anda untuk pengganti pelunasan hutang.

Sedangkan untuk pinjaman tanpa agunan ini tidak ada aset yang digunakan. Hanya saja bila pinjaman Anda bermasalah, misalnya saja pembayaran angsurannya macet, biasanya pihak bank langsung mengirim penagih hutang ke rumah Anda. Mereka akan menuntut Anda agar Anda segera melunasi pembayaran angsuran pinjaman yang Anda ajukan.

 

Menentukan Pinjaman Agunan atau Tanpa Agunan

Pada dasarnya, kredit itu dibuat untuk membantu para kreditur dalam memenuhi semua kebutuhan keuangan yang cepat. Namun tentu saja pihak kreditur harus mampu melunasinya sebelum mengajukan pinjaman dana. Maka dari itulah, sebelum mengajukan kredit, sebaiknya pilih dulu jenis pinjamannya sesuai dengan situasi dan kemampuan Anda.

Jika Anda membutuhkan jumlah pinjaman uang yang banyak dan besar, namun dengan tenor yang lama, maka Anda bisa memilih jenis pinjaman dengan agunan. Ini bisa menjadi pilihan terbaik untuk Anda. Namun untuk bisa memanfaatkan jenis pinjaman ini, Anda harus mempunyai aset yang layak yang bisa digunakan sebagai jaminan.

Jika Anda tidak memiliki aset, maka satu-satunya jenis pinjaman yang bisa dijadikan pilihan adalah kredit tanpa agunan. Sehingga, bila Anda hanya membutuhkan pinjaman tidak lebih dari 10 juta rupiah, maka Anda harus bisa melunasi pinjamannya dalam waktu 1 sampai 2 tahun saja saat menggunakan kredit tanpa agunan.

Nah, dari sinilah khusus untuk Anda yang ingin mencari produk pinjaman yang terbaik dengan cicilan yang ringan, Anda bisa melakukan pengecekan segera dengan membuka situs https://www.cekaaja.com/kredit. Dengan mengakses situs inilah Anda tidak hanya akan mendapatkan cicilan yang ringan saja, namun disini juga menyediakan informasi tentang pinjaman dana yang bunganya rendah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *